Virus Komputer

PENDAHULUAN

Pengertian Virus
Virus komputer adalah suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan / dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut.

PEMBAHASAN

Pengelompokan Virus Komputer

Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
Ø Worm – Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
Ø Trojan – Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
Ø Hacking – merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
Ø Backdoor – Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
Ø Spyware – Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
Ø Rogue dan Ransomware – merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
Ø Rootkit – Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
Ø Polymorphic Virus Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
Ø Virus Telepon Seluler – merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut :
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi.
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory. Untuk apa? Agar dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan menginfeksi semua file data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc.
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file.
Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi.
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri.
Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengcopikan / menulis kode objek virus diatas file sasaran. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari / menggandakan dirinya adalah :File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.
4. Kemampuan melakukan manipulasi.
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya. Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi. Misal :
· Membuat gambar atau pesan pada monitor.
· Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC.
· Memanipulasi file yang ditulari.
· Merusak file.
· Mengacaukan kerja printer, dsb.
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.
Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
· Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
· Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri.
· Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya.
SIKLUS HIDUP VIRUS
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
1. Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur ),
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.
2. Propagation phase ( Fase Penyebaran ),
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).
3. Trigerring phase ( Fase Aktif ),
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.
4. Execution phase ( Fase Eksekusi ), Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb.
Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :
Ð Komputer berjalan lambat dari normal
Ð Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
Ð Perubahan tampilan pada computer
Ð Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
Ð Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
Ð Suka muncul pesan atau tulisan aneh
Ð Komputer hang atau berhenti merespon kita.
Ð Harddisk tidak bisa diakses
Ð Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
Ð Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak.
Ð Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
Ð Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
Ð File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus. dan lain-lain.
bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain yaitu melalui :
1. Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya).
2. Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
3. File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.
4. File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.
Beberapa masukan agar kita dapat terhindar dari gangguan virus :
  1. Flash Disk sebagai Medium Infeksi
    S
    ebagian besar virus berasal dari file yang kita kopi dari sumber lain. Agar terhindar dari virus, scan-lah file-file yang dikopikan ke flash disk atau scan-lah file-file itu sebelum dikopikan ke komputer utama kita.
  2. Gunakan software anti virus terpercaya
    Sejak Windows XP, kita diberi peringatan bila komputer kita tidak menggunakan anti virus. Jadi, anti virus adalah wajib! Ada banyak pilihan untuk ini. Mulai dari yang gratis, berbayar, buatan dalam negeri, atau luar negeri.
  3. Update File Definisi Virus
    Bila software anti virus sudah terpasang di komputer kita, itu bukan berarti komputer kita sudah aman dari virus. Masalahnya adalah definisi virus yang ada di software itu bisa jadi sudah out of date. Artinya, sudah ada banyak virus baru yang tidak bisa ditangani oleh anti virus itu. Oleh karena itu menjadi wajib pula agar secara periodik kita melakukan update terhadap Virus Definition File-nya. Caranya ?
    Caranya adalah dengan mengklik tombol update pada software anti virusnya, dan pada saat yang bersamaan komputer kita terhubungkan ke Internet. Bila tidak ada koneksi Internet, cara lain adalah dengan mengusahakan update tersebut secara tidak langsung. Datangi website pembuat anti virus itu, lalu cari tempat download untuk definisi virus baru, download lah file definisi virus baru itu, bawa pulang, lalu kita pasang secara manual di komputer kita.
  4. Hati-Hati Ketika Browsing
    A
    da saatnya dulu saya merasa bahwa ancaman yang datang dari situs-situs Internet itu sifatnya mild belaka, tapi setelah mengalami sendiri saya jadi berpikir bahwa ternyata browsing itu sekarang tidak bisa seenaknya ke sana ke mari. Tentu saja ini maksudnya adalah menyangkut situs yang ketika kita browsing ke sana, situs itu akan mengirimkan file-file tertentu yang berbahaya untuk keamanan dan stabilitas komputer kita. Ini bisa mulai dari spyware, trojan, root kits, dan sebagainya. Kita tidak pernah bisa tahu dengan pasti apakah sebuah situs aman untuk komputer kita. Oleh karena itu ada baiknya, selain memasang anti virus, kita juga memasang anti spyware atau software keamanan yang berkaitan dengan Internet. Tentu saja selain itu, kita sebaiknya tidak browsing ke situs-situs yang berbahaya, seperti tempat yang menyediakan crack, keygen, anti situs yang mengandung materi pornografi.
  5. Hati-hati dengan Attachment Email
    H
    ari-hari ini ancaman yang ada pada attachment email nampaknya sedang berkurang, tapi tidak ada yang bisa memastikan kapan hal ini akan mewabah lagi. Sebaiknya kita berhati-hati dengan apa yang dikirimkan orang melalui email. Bukan emailnya, tapi attachment yang ada pada email itu. Orang mungkin mengirimkan attachment email itu secara sadar, tapi tidak menyadari bahwa di dalam file-nya mengandung virus; tapi bisa pula terjadi, si pengirim email sama sekali tidak tahu bahwa komputernya telah mengirimkan email tanpa ia sadari. Dulu memang sempat terjadi ada virus yang mampu mengirimkan dirinya ke semua alamat email yang ada pada address book kita, sehingga kita akan dituduh menyebarkan virus, padahal virus itu sendiri yang melakukannya. Sebaiknya kita tidak membuka attachment pada email yang isinya tidak kita ketahui dengan pasti. OK, kita bisa tetap membukanya, tapi lebih baik pada komputer lain, bukan pada komputer utama (pada komputer di warnet, misalnya).
Contoh beberapa macam virus yang berbahaya antara lain :
1. Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.

2. Reva.vbs

Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com.
3. XFly
PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.
4. Explorea
Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.
5. Gen.FFE
Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager,
PENUTUP

Virus komputer adalah Aplikasi atau program pada komputer yang bisa merusak program suatu komputer atau pun juga dapat merusak data dokumen yang terdapat pada komputer, virus komputer membuat pengguna komputer merasa terganggu atau pun tidak menimbulkan pengaruh apa pun.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s